Rabu, 27 April 2011

Menjadi Kaya

Suatu hari ada yang mengadu kepada Rosulullah SAW, "Ya Rosulullah kenapa hidup aku bgeini terus tidak ada perugahan. Hidupku selalu miskin tak pernah kaya." Demikian keluhannya kepada Rosul. Lalu Rosulullah pun menjawab,"Bersyukurlah engkau fulan." Dan esoknya si fulan itu datang kepada rosul, "Ya Rosulullah aku sekarang telah kaya, aku sekarang menjadi orang kaya."

Perspektif kaya yang umum dan sering kita dengar adalah banyaknya materi yang kita punya, uang, jabatan, bergelimang harta, saham di tiap Perusahaan dan lain sebagainya. Tidaklah salah pendapat demikian, tapi apakah dengan banyak nya materi yang di punya itu dapat menjamin ketenangan hidup seseorang? Banyak orang yang mempunyai harta yang berlimpah tapi jiwa mereka hampa. Mereka tidak menikmati apa yang telau di usahakannya. Harta yang telah terkumpul banyak tidak membeuat hidupnya tenang. Justru banyak orang yang sakit jiwanya dengan banyak hartanya itu.

Allah SWT tidak melarang hambanya untuk menjadi kaya. Bahkan Allah menyukai orang kaya Dermawan, Banyak sahabat-sahabat nabi yang kaya. Umar Bin Khatab, Abu Bakar shidiq, Utsman Bin Affan, Abdurrahman bin Auf dan masih banyak lagi. Jika umat Islam banyak yang kaya, maka agama Islam akan menjadi agama yang perekonomiannya dapat membantu agama lainnya. Justru kemiskinanlah yang sangat di khawatirkan oleh Rosulullah, karena kemiskinan akan menyebabkan kekafiran seorang hamba.

Kaya tidak berarti harus banyak harta seperti yang di tulis di atas. Sahabat Rosul yang datang dan berkata bahwa dia telah kaya dikarnakan di telah tahu arti dari sebuah rasa syukur. Dan masih banyak sahabat-sahabat rosul yang serupa dengan orang itu. Mereka juga ingin seperti sahabat-sahabat lainnya yang kaya dan mereka juga sudah berusaha sekuat mungkin untuk mendapatkan harta tesebut. Tapi rasa syukur telah terpatri kuat di dalam hati mereka, sehingga apa pun yang didapat dari hasil usahanya itu tidak menjadikan mereka bersedih dan berkeluh kesah. Maka pantas mereka menjadi orang yang kaya. Jiwa yang setiap harinya diisi dengan Iman, sehinnga mereka yakin akan balasan yang akan diberikan oleh Allah. Jiwa merekalah yang telah kaya.

Tidak selamanya kaya itu harus diukur dengan MATERI...

SEMOGA BERMANFAAT.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jadikanlah Anda Inspirasi bagi orang lain, Semoga hari Anda menyenangkan dan terimakasih atas komentarnya..